SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU IAIN SALATIGA CALON-CALON PEMIMPIN UMAT DAN BANGSA

                Ada sebuah ungkapan “Setiap zaman ada orangnya, dan setiap orang ada zamannya”. Kalimat ini kita sampaikan kepada para mahasiswa baru IAIN Salatiga tahun akademik 2016/2017, yang berjumlah 2518 orang. Merekalah nanti yang akan menjadi pemimpin umat dan bangsa pada berbagai bidang dan tingkatan. Kalau saat ini usia mereka antara 18-20 tahun, maka pada tahun emas kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu pada tahun 2045 mendatang, mereka akan berada pada puncak karir dan pengabdiannya. Itulah zaman mereka, dan merekalah yang akan mengisi dan mewarnai zaman tersebut.

                Mereka yang tahun ini menjadi mahasiswa baru, adalah generasi emas yang akan berkiprah pada 100 tahun kemerdekaan republik ini. Mereka akan berada pada pada petengahan abad ke-21 yang sarat dengan persaingan antarbangsa. Oleh karena itu, menjadi kewajiban perguruan tinggi untuk menyiapkan mereka sebaik-baiknya agar benar-benar dapat menjadi generasi emas, dan berdiri tegak dengan penuh martabat pada era kompetisi global.

                Mahasiswa baru IAIN Salatiga tahun ini memiliki peningkatan yang cukup signifikan dibanding  tahun-tahun sebelumnya, tidak hanya dari segi jumlah namun juga sebaran asal daerah. Tahun ini kita dapati banyak mahasiswa berasal dari luar provinsi Jawa tengah, bahkan dari luar pulau Jawa.  Hal ini tentu merupakan bentuk kepercayaan masyarakat, yang harus disikapi dengan peningkatan komitmen dan kesungguhan dalam pelayanan.

                Atas nama pimpinan dan segenap sivitas akademika, kami ucapkan: Selamat Datang Mahasiswa Baru IAIN Salatiga, Calon-Calon Pemimpin Umat dan Bangsa. Ucapan ini adalah bentuk doa dan optimisme kami. Untuk mewujudkan calon-calon pemimpin umat dan bangsa, IAIN Salatiga memiliki slogan: Spiritualitas, Intelektualitas, dan Profesionalisme. Setiap mahasiswa IAIN Salatiga, hendaknya selalu mengupayakan diri menjadi pribadi yang religius, memiliki spiritualitas serta kesalihan pribadi yang bisa diteladani oleh masyarakat. Sejalan dengan itu, mahasiswa juga diharapkan memiliki wawasan intelektual yang luas baik dalam bidang keagamaan maupun disiplin ilmu yang ditekuni, serta memahami persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dan umat manusia dalam konteks global dewasa ini. Kemudian, yang tidak kalah pentingnya mahasiswa hendaknya bersiap memasuki profesi yang dipilihnya, dengan bekal keterampilan (hard maupun soft skills) yang mumpuni.

                Masa kuliah idealnya merupakan masa pencarian dan penemuan jati diri. Waktu empat atau lima tahun di perguruan tinggi, akan mengubah seorang anak remaja menjadi orang dewasa yang siap memiliki eksistensi di dalam keluarga, masyarakat ataupun profesinya. Oleh karena itu, waktu kuliah adalah waktu terbaik untuk membekali diri, mengoptimalkan potensi, mengembangkan kemampuan komunikasi, dan seterusnya.

                Hidup ini dapat diumpamakan sebuah garis, yang terdiri dari rangkaian titik demi titik. Dan masa mahasiswa, adalah titik penting dalam garis kehidupan seseorang. Oleh karena itu, hayati, nikmati, dan jalani etape ini, dengan penuh kegembiraan dan optimisme. Isi waktu-waktu dengan segala aktivitas yang positif dan bermanfaat untuk masa depan. Jangan berhenti dan berpangku tangan, teruslah  bergerak dan bekerja, maka Allah Swt, akan mengarahkan garis kehidupan Anda semuanya.

                Semoga IAIN Salatiga benar-benar menjadi jalan bagi kemuliaan semua mahasiswa di dunia dan akhirat. Aamiin ya Mujiib as-Saa’iliin.